Rincian biayanya
Angka di bawah memakai asumsi umum, bukan penawaran bank tertentu. Yang paling bervariasi adalah penaltinya. Tapi strukturnya berlaku di mana-mana, dan itu yang berguna dibawa saat bertanya ke bank.
| Pos biaya | Dasar perhitungan | Perkiraan |
|---|---|---|
| Penalti pelunasan dipercepat | 2% dari sisa pokok di bank lama | Rp 13.474.580 |
| Provisi bank baru | 1% dari pinjaman baru | Rp 6.737.290 |
| Biaya administrasi | ditetapkan bank baru | Rp 500.000 |
| Jasa penilai (appraisal) | rumah dinilai ulang oleh bank baru | Rp 1.500.000 |
| Asuransi jiwa & kebakaran | 1% dari pinjaman baru | Rp 6.737.290 |
| Notaris: roya & APHT baru | 1% dari pinjaman baru | Rp 6.737.290 |
Totalnya Rp 35.686.449, atau sekitar 5,3% dari sisa pokok. Itu ukuran yang lebih berguna daripada angka rupiahnya, karena ia ikut berskala dengan besar utangmu.
Penalti pelunasan dipercepat
Pos ini tidak pernah muncul saat kamu mengambil KPR pertama, dan di sini ia sering jadi yang terbesar. Alasannya sederhana: dari sudut pandang bank lama, takeover adalah pelunasan lebih awal — mereka kehilangan bunga yang sudah diperhitungkan.
Yang membuatnya layak ditanyakan lebih dulu: banyak bank membebaskannya setelah masa fix berakhir. Kalau itu berlaku di kasusmu, total biayanya turun drastis dan bulan balik modalnya maju jauh.
Provisi, administrasi, dan appraisal
Provisi adalah potongan di muka dari plafon baru — biaya bank baru untuk memberikan kredit. Administrasi biasanya angka tetap yang ditentukan bank.
Appraisal adalah penilaian ulang rumahmu oleh penilai yang ditunjuk bank baru. Hasilnya bukan sekadar formalitas: plafon yang disetujui mengacu ke nilai itu. Kalau penilaiannya di bawah perkiraanmu, plafon yang disetujui bisa lebih kecil dari sisa pokok — dan selisihnya harus kamu tomboki tunai.
Asuransi jiwa dan kebakaran
Dibayar di muka untuk seluruh tenor baru, dan besarnya mengikuti plafon serta usiamu. Karena tenornya dihitung ulang dari nol di bank baru, preminya bukan sisa dari polis lama — ini polis baru.
Tanyakan juga apakah premi polis lama bisa dikembalikan sebagian. Sebagian penanggung mengembalikan porsi yang belum terpakai, dan itu memotong biaya bersih pindahmu.
Notaris: roya dan APHT, bukan AJB
Ini bagian yang paling sering salah diperkirakan orang, dan salahnya selalu ke arah terlalu mahal — karena mereka membayangkan biaya jual beli.
Pada takeover tidak ada akta jual beli dan tidak ada balik nama, karena tidak ada yang berpindah tangan. Yang dikerjakan notaris adalah roya, yaitu mencabut hak tanggungan bank lama dari sertifikat, lalu memasang APHT baru untuk bank baru. Konsekuensinya: tidak ada BPHTB.
Kapan biaya sebesar ini masuk akal
Biaya pindah baru berarti kalau selisih bunganya sampai lunas melampaui angka itu, dan kamu masih memegang rumahnya cukup lama untuk sampai ke titik balik modal.
Itu perhitungan yang tidak bisa dijawab dengan aturan jempol — ia bergantung pada sisa pokok, sisa tenor, selisih bunga, dan berapa lama masa fix barunya. Cara memeriksanya ada di tulisan tentang bertahan atau pindah.