Biaya

Biaya takeover KPR: pos-posnya apa saja dan berapa

Oleh Syamsul MuttaqinDiperbarui 7 menit baca

Rincian biayanya

Angka di bawah memakai asumsi umum, bukan penawaran bank tertentu. Yang paling bervariasi adalah penaltinya. Tapi strukturnya berlaku di mana-mana, dan itu yang berguna dibawa saat bertanya ke bank.

Biaya memindahkan KPR dengan sisa pokok Rp 673.728.988 ke bank baru, dengan plafon baru sebesar sisa pokoknya.
Pos biayaDasar perhitunganPerkiraan
Penalti pelunasan dipercepat2% dari sisa pokok di bank lamaRp 13.474.580
Provisi bank baru1% dari pinjaman baruRp 6.737.290
Biaya administrasiditetapkan bank baruRp 500.000
Jasa penilai (appraisal)rumah dinilai ulang oleh bank baruRp 1.500.000
Asuransi jiwa & kebakaran1% dari pinjaman baruRp 6.737.290
Notaris: roya & APHT baru1% dari pinjaman baruRp 6.737.290
Dihitung dengan mesin biaya takeover KPRKu memakai asumsi bawaannya; semua persentasenya bisa diganti di aplikasi.

Totalnya Rp 35.686.449, atau sekitar 5,3% dari sisa pokok. Itu ukuran yang lebih berguna daripada angka rupiahnya, karena ia ikut berskala dengan besar utangmu.

Penalti pelunasan dipercepat

Pos ini tidak pernah muncul saat kamu mengambil KPR pertama, dan di sini ia sering jadi yang terbesar. Alasannya sederhana: dari sudut pandang bank lama, takeover adalah pelunasan lebih awal — mereka kehilangan bunga yang sudah diperhitungkan.

Yang membuatnya layak ditanyakan lebih dulu: banyak bank membebaskannya setelah masa fix berakhir. Kalau itu berlaku di kasusmu, total biayanya turun drastis dan bulan balik modalnya maju jauh.

Provisi, administrasi, dan appraisal

Provisi adalah potongan di muka dari plafon baru — biaya bank baru untuk memberikan kredit. Administrasi biasanya angka tetap yang ditentukan bank.

Appraisal adalah penilaian ulang rumahmu oleh penilai yang ditunjuk bank baru. Hasilnya bukan sekadar formalitas: plafon yang disetujui mengacu ke nilai itu. Kalau penilaiannya di bawah perkiraanmu, plafon yang disetujui bisa lebih kecil dari sisa pokok — dan selisihnya harus kamu tomboki tunai.

Asuransi jiwa dan kebakaran

Dibayar di muka untuk seluruh tenor baru, dan besarnya mengikuti plafon serta usiamu. Karena tenornya dihitung ulang dari nol di bank baru, preminya bukan sisa dari polis lama — ini polis baru.

Tanyakan juga apakah premi polis lama bisa dikembalikan sebagian. Sebagian penanggung mengembalikan porsi yang belum terpakai, dan itu memotong biaya bersih pindahmu.

Notaris: roya dan APHT, bukan AJB

Ini bagian yang paling sering salah diperkirakan orang, dan salahnya selalu ke arah terlalu mahal — karena mereka membayangkan biaya jual beli.

Pada takeover tidak ada akta jual beli dan tidak ada balik nama, karena tidak ada yang berpindah tangan. Yang dikerjakan notaris adalah roya, yaitu mencabut hak tanggungan bank lama dari sertifikat, lalu memasang APHT baru untuk bank baru. Konsekuensinya: tidak ada BPHTB.

Kapan biaya sebesar ini masuk akal

Biaya pindah baru berarti kalau selisih bunganya sampai lunas melampaui angka itu, dan kamu masih memegang rumahnya cukup lama untuk sampai ke titik balik modal.

Itu perhitungan yang tidak bisa dijawab dengan aturan jempol — ia bergantung pada sisa pokok, sisa tenor, selisih bunga, dan berapa lama masa fix barunya. Cara memeriksanya ada di tulisan tentang bertahan atau pindah.

Pertanyaan yang sering muncul

Apakah takeover KPR kena BPHTB?

Tidak. BPHTB adalah pajak atas perolehan hak atas tanah dan bangunan, dan pada takeover haknya tidak berpindah — rumahnya tetap atas namamu. Yang berpindah cuma krediturnya.

Biaya takeover dibayar tunai atau boleh masuk plafon?

Sebagian bank mengizinkan sebagian biaya ditalangi lewat plafon baru. Itu memudahkan arus kas, tapi artinya kamu berutang untuk membayar biaya pindah — dan bunganya ikut berjalan sampai lunas. Kalau bisa tunai, tunai lebih murah.

Apakah penalti pelunasan dipercepat selalu ada?

Tidak selalu. Banyak bank membebaskannya setelah masa fix berakhir, yang justru momen paling banyak orang ingin pindah. Karena ia pos terbesar, tanyakan ini paling awal — jawabannya bisa mengubah seluruh perhitungan.

Kenapa rumah harus dinilai ulang padahal sudah pernah dinilai?

Penilaian sebelumnya milik bank lama dan sudah berumur. Bank baru menanggung risikonya sendiri, jadi ia menilai ulang — dan nilai itulah yang menentukan plafon yang mereka setujui.

Hitung dengan angkamu sendiri

Angka di tulisan ini contoh. Yang menentukan keputusanmu adalah sisa pokok, sisa tenor, dan bunga di KPR-mu — masukkan, dan hasilnya keluar bulan per bulan.

Buka simulasi

Tulisan lain