Strategi

Cicilan KPR setelah masa fix habis jadi berapa?

Oleh Syamsul MuttaqinDiperbarui 8 menit baca

Yang sebenarnya tertulis di perjanjianmu

Brosur KPR memajang satu angka, biasanya yang paling rendah. Perjanjianmu memuat sesuatu yang lain: sebuah tangga. Tiap anak tangga punya bunga sendiri dan berlaku mulai bulan tertentu, dan hanya anak tangga pertama — kadang beberapa yang pertama — yang benar-benar dikunci.

Anak tangga terakhir hampir selalu “mengambang mengikuti tarif yang berlaku”. Kalimat itu yang menentukan sebagian besar bunga yang akan kamu bayar, karena ia berlaku paling lama.

Cicilan di tiap anak tangga

Cicilan tidak naik sedikit-sedikit. Ia melompat di bulan tertentu, saat bank menghitung ulang angsuran memakai sisa pokok dan sisa tenor pada saat itu.

Contoh KPR Rp 820.000.000 dengan tenor 15 tahun dan tangga bunga 4,9% → 5,9% → 7,9% → 9,9%.
Berlaku sejakBungaCicilan per bulan
Cicilan ke-14,9%Rp 6.441.873
Cicilan ke-135,9%Rp 6.849.960
Cicilan ke-257,9%Rp 7.654.691
Cicilan ke-499,9%Rp 8.396.928
Dihitung dengan mesin amortisasi KPRKu, yang diuji terhadap tabel amortisasi bank.

Dari anak tangga pertama ke terakhir, cicilannya bertambah Rp 1.955.056 per bulan — naik 30,35%. Kenaikan sebesar itu bukan hal yang wajar dihadapi mendadak; ia perlu direncanakan bertahun-tahun sebelumnya.

Kenapa lompatannya terasa besar

Dua hal bekerja bersamaan. Pertama, bunganya naik. Kedua — dan ini yang jarang disadari — di tahun-tahun awal sebagian besar angsuranmu habis untuk bunga, sehingga pokoknya turun pelan. Saat bunga naik, ia dikenakan pada pokok yang ternyata masih hampir sebesar awal.

Itu juga sebabnya menyetor dana lebih di awal terasa kurang berdampak pada cicilan: selama masa promo, banyak bank menyerap setoran ekstra menjadi angsuran yang lebih ringan, bukan tenor yang lebih pendek. Waktu penyetoran sangat menentukan hasilnya.

Menghitungnya sendiri sebelum terjadi

Yang kamu perlukan cuma empat hal, dan semuanya ada di dokumen akadmu:

  • pokok pinjaman, atau sisa pokok kalau KPR-nya sudah berjalan;
  • tenor, dalam bulan;
  • tangga bunganya: berapa persen, mulai cicilan ke berapa;
  • perkiraan bunga mengambangnya — pakai suku bunga dasar kredit bankmu yang berlaku sekarang sebagai titik awal yang masuk akal.

Dengan empat angka itu, seluruh tangganya bisa dihitung sampai cicilan terakhir. Yang keluar bukan perkiraan kasar, melainkan jadwal bulan per bulan.

Yang bisa dilakukan sebelum tangganya naik

Tiga jalan, dan ketiganya bekerja paling baik jauh sebelum masa fix berakhir:

  • Menyetor di luar cicilan untuk memperpendek tenor. Tidak ada biaya di depan sama sekali, tapi hasilnya sangat bergantung pada bulan penyetorannya.
  • Menegosiasi ulang dengan bankmu sekarang. Posisi tawarmu jauh lebih kuat kalau kamu sudah memegang simulasi dari bank lain.
  • Pindah ke bank lain. Bisa memangkas bunga banyak, tapi ada uang yang harus keluar di depan, dan ada bulan balik modal yang harus dilewati.

Mana yang paling menguntungkan tidak bisa ditebak dari besaran bunganya saja — ia harus dihitung dengan angkamu sendiri.

Pertanyaan yang sering muncul

Kenapa cicilan saya berubah padahal pokoknya tidak?

Karena bank menghitung ulang angsuran setiap bunga berubah, memakai sisa pokok dan sisa tenor pada saat itu. Pokok yang belum dibayar tetap sama, tapi bunga yang dikenakan padanya naik, sehingga angsuran bulanannya ikut naik.

Bunga floating mengikuti apa?

Umumnya suku bunga dasar kredit bank untuk segmen KPR, ditambah margin risiko. Bank wajib memublikasikan suku bunga dasarnya, jadi kamu bisa mengeceknya sendiri dan tidak perlu menebak.

Bisakah minta perpanjangan masa fix ke bank yang sama?

Bisa ditanyakan, dan sebagian bank menawarkannya untuk menahan nasabah yang berniat pindah. Posisi tawarmu paling kuat kalau kamu sudah punya simulasi dari bank lain di tangan.

Lebih baik menyetor dana lebih atau pindah bank?

Keduanya bukan pilihan yang saling meniadakan. Setoran ekstra tidak punya biaya di depan sama sekali, sedangkan pindah bank punya. Bandingkan penghematan bersih keduanya sebelum memutuskan.

Hitung dengan angkamu sendiri

Angka di tulisan ini contoh. Yang menentukan keputusanmu adalah sisa pokok, sisa tenor, dan bunga di KPR-mu — masukkan, dan hasilnya keluar bulan per bulan.

Buka simulasi

Tulisan lain